Minggu, 19 Desember 2010

DAERAH AMAZON, DARI GUNUNG TERTINGGI HINGGA SUNGAI DATARAN RENDAH YANG BESAR, MENDUKUNG KEKAYAAN BIOLOGIS SPESIES YANG LUAR BIASA."


SENIN, 15 NOVEMBER 2010 - "DAERAH AMAZON, DARI GUNUNG TERTINGGI HINGGA SUNGAI DATARAN RENDAH YANG BESAR, MENDUKUNG KEKAYAAN BIOLOGIS SPESIES YANG LUAR BIASA."

Sebuah tim ilmuwan internasional, termasuk seorang ahli biologi evolusi terkemuka dari Academy of Natural Sciences di Philadelphia, telah mengatur ulang agenda penelitian mendatang tentang keragaman di wilayah Amazon dengan menunjukkan bahwa keragaman luar biasa tersebut ternyata jauh lebih tua dari anggapan sebelumnya.
Temuan dari penelitian ini, yang mengacu pada penelitian dari Akademi Dr John Lundberg dan ilmuwan lainnya, diterbitkan sebagai sebuah artikel dalam jurnal Science. Studi ini menunjukkan bahwa keragaman Amazon telah berkembang sebagai produk dari meningginya gunung Andean selama jutaan tahun, meskipun sebelumnya studi terfokus pada sejarah yang lebih baru.
Hutan tropis Amazon yang luas ini bisa dibilang ekosistem darat paling kaya spesies di dunia, namun waktu asal usul beserta evolusi dari keragaman ini telah menjadi bahan perdebatan.
Para penulis studi membandingkan pola keragaman modern dengan dataset geologi dan molekul, dan menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis tertinggi di Amazonia saat ini ditemukan pada permukaan yang berasal dari Andes yang membentang lebih dari satu juta kilometer persegi, yang telah terbentuk dalam 23 juta tahun terakhir. Kaitan erat antara sejarah geologi Andes dan pengembangan lembah Amazon ini artinya, penelitian yang bertujuan memahami bagaimana hutan Amazon mega-beragam tersebut telah berevolusi perlu melihat lebih jauh ke masa lalu, sekitar 20 juta tahun ke belakang.
Perdebatan tentang asal-usul keanekaragaman hayati Amazon
Berbagai macam teori ilmiah saat ini tertuju pada asal-usul dan kompleksitas keanekaragaman hayati di kawasan Amazon. Meskipun para ilmuwan telah lama menduga bahwa Andes mempengaruhi komposisi hutan tropis, waktu dan penyebabnya tetap tidak pasti. Dalam artikel kajian mereka, penulis Dr Carina Hoorn dari Universitas Amsterdam, Lundberg, beserta rekan-rekan penulis mendaftarkan flora dan fauna luar biasa ini, yang telah berevolusi dalam lanskap Amazon yang dinamis, dan yang pada gilirannya berkembang pada kecepatan yang ditentukan oleh perubahan (Pasifik) lempeng tektonik dan pengangkatan Andes berikutnya. Evolusi paleogeografi ditentukan oleh konfigurasi geologi ini termasuk pembentukan lahan basah yang luas di mana, setelah pembentukan Sungai Amazon sekitar 10 juta tahun yang lalu, mengering dan terbuka untuk kolonisasi tumbuhan dan hewan.
Dalam tulisan ini, yang diterbitkan dalam International Year of Biodiversity, para penulis mendorong para ilmuwan untuk kembali fokus ketika mencari penjelasan tentang evolusi keanekaragaman hayati modern. Dalam kasus Amazonia, flora dan fauna pra-Kuarter sudah menunjukkan tingkat kekayaan spesies yang sangat tinggi, yang dalam kasus reptil dan tanaman, bahkan lebih tinggi daripada yang ditemukan saat ini.
“Daerah Amazon, dari gunung tertinggi hingga sungai dataran rendah yang besar, mendukung kekayaan biologis spesies yang luar biasa,” kata Lundberg, kurator dan ketua Chaplin ilmu pengetahuan tentang ikan di Academy of Natural Sciences, Philadelphia. “Banyak spesies yang sebelumnya tak terlihat yang telah ditemukan dan terdokumentasi setiap tahun.”
Sumber Artikel: New explanation for the origin of high species diversity (eurekalert.org)
Kredit: Academy of Natural Sciences
Referensi Jurnal:
C. Hoorn, F. P. Wesselingh, H. ter Steege, M. A. Bermudez, A. Mora, J. Sevink, I. Sanmartín, A. Sanchez-Meseguer, C. L. Anderson, J. P. Figueiredo, C. Jaramillo, D. Riff, F. R. Negri, H. Hooghiemstra, J. Lundberg, T. Stadler, T. Särkinen, and A. Antonelli. Amazonia Through Time: Andean Uplift, Climate Change, Landscape Evolution, and Biodiversity. Science, 2010; 330 (6006): 927-931 DOI: 10.1126/science.1194585
http://www.faktailmiah.com/2010/11/15/penjelasan-terbaru-tentang-asal-usul-keanekaragaman-hayati-di-hutan-amazon.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar